Cookies

« Back to Glossary Index

Dalam aktivitas sehari-hari di internet, kamu pasti pernah melihat notifikasi “Website ini menggunakan cookies. Banyak pengguna langsung menekan tombol Accept tanpa benar-benar tahu apa maksudnya. Padahal, cookies punya peran penting dalam pengalaman browsing dan juga privasi pengguna.

Lalu, sebenarnya cookies adalah apa, bagaimana cara kerjanya, serta apa fungsi dan jenis-jenisnya? 

Apa Itu Cookies?

Cookies adalah file data kecil yang disimpan oleh situs web di perangkat pengguna (komputer, laptop, atau smartphone). File ini berfungsi untuk menyimpan informasi tertentu, seperti preferensi pengguna, status login, hingga aktivitas browsing.

Tujuan utama cookies adalah membuat pengalaman internet lebih personal dan efisien. Misalnya:

  • Saat kamu login ke akun marketplace, cookies membantu agar kamu tidak perlu login ulang setiap membuka situs.
  • Ketika memilih bahasa atau tema gelap di sebuah website, cookies menyimpan preferensi itu agar tampil otomatis di kunjungan berikutnya.

 Perbedaan cookies pihak pertama vs pihak ketiga:

  • First-party cookies: dibuat langsung oleh situs yang kamu kunjungi, biasanya untuk keperluan login atau preferensi pengguna.
  • Third-party cookies: dibuat oleh pihak ketiga (misalnya jaringan iklan) yang terpasang di situs utama, sering digunakan untuk tracking dan penayangan iklan personal.

Fungsi Cookies pada Browser

Cookies punya banyak fungsi, baik untuk memudahkan pengguna maupun membantu bisnis memahami audiens mereka. Berikut fungsi utamanya:

1. Menyimpan Sesi Login

Cookies menyimpan informasi login agar kamu tidak perlu mengetik username dan password setiap kali membuka website.

2. Mengingat Preferensi Website

Misalnya bahasa pilihan, lokasi, atau tampilan tema. Cookies memastikan website langsung menampilkan sesuai preferensi kamu.

3. Mempersonalisasi Konten

Cookies membantu website menampilkan konten yang relevan. Misalnya, platform streaming akan merekomendasikan film sesuai tontonan sebelumnya.

4. Menampilkan Iklan yang Relevan

Cookies juga jadi dasar strategi iklan digital (remarketing). Misalnya, setelah kamu mencari “sepatu olahraga” di e-commerce, iklan sepatu akan muncul di media sosial atau situs lain.

Jenis-Jenis Cookies

Tidak semua cookies sama. Ada beberapa jenis cookies yang digunakan website:

1. Session Cookies

  • Hanya aktif selama kamu membuka browser. 
  • Akan otomatis hilang begitu jendela browser ditutup. 
  • Contoh: menyimpan isi keranjang belanja saat kamu pindah halaman di e-commerce.

2. Persistent Cookies

  • Disimpan lebih lama di perangkat pengguna, bahkan setelah browser ditutup. 
  • Umumnya digunakan untuk mengingat login, preferensi bahasa, atau personalisasi. 
  • Contoh: tetap login otomatis ke akun email meski perangkat sudah di-restart.

3. Third-party Cookies

  • Dibuat oleh pihak ketiga, biasanya jaringan iklan atau tool analitik. 
  • Berfungsi untuk melacak perilaku pengguna lintas situs. 
  • Contoh: iklan remarketing yang muncul setelah kamu mengunjungi toko online.

Cara Kerja Cookies

Secara sederhana, begini cara cookies bekerja:

1. Kunjungan pertama ke website:

Website mengirim file cookies kecil ke browser kamu.

2. Penyimpanan di perangkat:

File cookies ini disimpan di perangkat (PC, laptop, atau ponsel).

3. Kunjungan berikutnya:

Saat kamu kembali ke website, browser mengirimkan kembali cookies tersebut.

4. Website mengenali pengguna:

Situs bisa menampilkan konten, preferensi, atau status login sesuai data cookies.

Contoh nyata:
Saat kamu menambahkan produk ke keranjang belanja tapi belum checkout, cookies menyimpan data itu. Jadi ketika kembali ke website, produk masih ada di keranjang.

Tips Mengelola Cookies di Browser

Meskipun cookies bermanfaat, tidak semua cookies aman. Beberapa bisa digunakan untuk melacak aktivitas online secara berlebihan. Berikut tips mengelola cookies:

1. Hapus Cookies yang Tidak Diperlukan

Secara rutin hapus cookies agar perangkat lebih ringan dan privasi tetap terjaga.

2. Atur Izin Cookies Sesuai Kebutuhan

Kebanyakan browser modern (Chrome, Firefox, Safari) sudah menyediakan pengaturan izin cookies. Kamu bisa memilih hanya mengizinkan cookies tertentu.

3. Gunakan Mode Incognito atau Penyamaran

Mode ini mencegah cookies disimpan secara permanen. Cocok digunakan jika kamu ingin browsing tanpa meninggalkan jejak.

Kesimpulan

Cookies adalah file kecil yang menyimpan data pengguna di browser untuk memudahkan login, mengingat preferensi, mempersonalisasi konten, hingga menampilkan iklan relevan.

Bagi pengguna, cookies membuat pengalaman browsing lebih cepat dan praktis. Namun, penting juga untuk mengelola cookies agar tetap menjaga privasi.

Dengan memahami fungsi, jenis, dan cara kerja cookies, kamu bisa lebih bijak dalam berselancar di internet.

FAQ seputar Cookies

1. Apa yang dimaksud dengan cookies?

Cookies adalah file data kecil yang disimpan website di perangkat pengguna untuk menyimpan informasi seperti login, preferensi, dan aktivitas browsing.

2. Apa yang terjadi jika menerima cookies?

Website akan menyimpan file kecil di perangkatmu yang melacak preferensi dan aktivitas browsing, sehingga pengalaman lebih personal.

3. Apa yang terjadi jika cookies dihapus?

Kamu akan otomatis logout dari akun-akun, preferensi website hilang, dan beberapa situs mungkin terasa lebih lambat karena harus memuat ulang data.

Bagikan ke:

Konsultasi Kebutuhan Digital Marketing Anda Secara Gratis!

Hubungi kami hari ini dan konsultasikan kebutuhan jasa digital marketing Anda dengan tim kami.

Woman with Megaphone for Banner Homepage